Lamongan, 09/07/2026 – Kebakaran melanda sebuah kandang sapi di Dusun Garas, Desa Bronjong, Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan, pada Rabu (8/7) malam.
Peristiwa tersebut mengakibatkan dua ekor sapi mati terpanggang serta kerusakan pada bangunan kandang dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp60 juta. Korban diketahui berinisial MNA (32), warga Desa Bronjong, Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan.
Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd mengonfirmasi adanya kejadian tersebut. Laporan diterima petugas jaga Polsek Bluluk pada Rabu (8/7) sekitar pukul 20.00 WIB, setelah warga mengetahui kandang sapi milik korban terbakar.
“Berdasarkan keterangan saksi-saksi di lokasi, kebakaran diduga bermula dari bara api (diang) yang sebelumnya dinyalakan korban pada pagi hari untuk menghangatkan ternak sapi. Di dalam kandang tersebut juga terdapat tumpukan jerami padi (kawul) yang mudah terbakar.” jelasnya.
Sekitar pukul 17.30 WIB, korban bersama istrinya pergi ke rumah orang tuanya di Kecamatan Babat. Sebelum berangkat, korban sempat mengecek dari kejauhan kondisi bara api dan mengira api telah padam.
Namun sekitar pukul 20.00 WIB, seorang saksi melihat asap tebal keluar dari atap kandang sapi milik korban. Kemudian memberitahukan kepada warga sekitar dan Kepala Dusun Garas. Informasi itu diteruskan kepada Kepala Desa Bronjong yang selanjutnya menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Ngimbang.
“Setelah menerima laporan, Kapolsek Bluluk AKP Sukardi bersama anggota langsung mendatangi lokasi kejadian untuk membantu melakukan pemadaman api bersama tim pemadam kebakaran dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mencatat keterangan para saksi sebagai bagian dari proses penyelidikan.” lanjutnya.
“Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 23.00 WIB.” tambahnya.
Akibat kebakaran tersebut, dua ekor sapi mati terpanggang, sementara atap asbes kandang mengalami kerusakan berat. Kandang sapi diketahui berada berhimpitan di bagian belakang rumah utama dan di dalamnya terdapat dua ekor sapi serta tumpukan jerami padi yang turut mempercepat penyebaran api.
Kasihumas Polres Lamongan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan bara api atau sumber api di sekitar kandang ternak maupun tempat penyimpanan jerami dan bahan yang mudah terbakar.
“Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan bara api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi, terutama di area kandang yang terdapat jerami atau material mudah terbakar. Langkah sederhana ini dapat mencegah terjadinya kebakaran yang berpotensi menimbulkan kerugian besar, bahkan mengancam keselamatan jiwa.” imbaunya.


