BerandaBeritaKecelakaan Beruntun Libatkan Dua Truk dan Satu Bus di Jalur Nasional Lamongan-Tuban,...

Kecelakaan Beruntun Libatkan Dua Truk dan Satu Bus di Jalur Nasional Lamongan-Tuban, Arus Lalu Lintas Tersendat

Lamongan – Sebuah kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan dua unit truk dan satu bus terjadi di jalur nasional penghubung Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Tuban, Jumat malam (09/05) sekitar pukul 20.50 WIB. Peristiwa nahas tersebut tepatnya berlokasi di Jalan Raya jurusan Lamongan–Tuban, tepatnya di Dusun Lengkong, Kelurahan Babat, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kecelakaan tersebut mengakibatkan kemacetan panjang serta kerusakan parah pada ketiga kendaraan. Arus lalu lintas di jalur nasional yang biasa padat itu sempat tersendat total selama proses evakuasi berlangsung.

Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, S.Pd, membenarkan adanya kejadian laka lantas tersebut. Menurutnya, personel kepolisian dari Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan bersama anggota Polsek Babat segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pengaturan arus lalu lintas.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian, kecelakaan beruntun ini diduga dipicu oleh kelalaian pengemudi truk tronton. Kendaraan besar tersebut diketahui kurang berhati-hati saat melintas di area tikungan, sehingga pengemudi kehilangan kendali atas kendaraannya.

“Kecelakaan diduga terjadi akibat kurang hati-hatinya pengemudi truk tronton saat melintas di tikungan sehingga kendaraan tidak dapat dikendalikan dan oleng ke jalur berlawanan,” jelas IPDA M. Hamzaid kepada awak media, Sabtu (10/05).

Adapun identitas ketiga pengemudi yang terlibat dalam kecelakaan tersebut telah berhasil dihimpun oleh pihak kepolisian. Truk tronton dengan nomor polisi (nopol) W-9724-UP dikemudikan oleh AN (39), warga Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo. Sementara truk lainnya dengan nopol W-8904-YB dikemudikan oleh DS (39), warga Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya. Sedangkan bus dengan nopol G-7086-OA dikemudikan oleh Riy (53), warga Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang.

Kasihumas Polres Lamongan kemudian merinci kronologis kejadian bermula ketika truk tronton melaju dari arah utara menuju selatan. Sesampainya di lokasi kejadian, tepatnya di tikungan tajam Dusun Lengkong, kendaraan tersebut oleng ke kanan hingga menabrak median jalan dan masuk secara tiba-tiba ke jalur berlawanan.

“Pada saat bersamaan, dari arah selatan menuju ke utara melaju sebuah truk dan bus. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari sehingga terjadi kecelakaan beruntun yang mengakibatkan ketiga kendaraan mengalami kerusakan,” ungkapnya.

Benturan keras antara truk tronton, truk lainnya, dan bus tersebut membuat ketiga kendaraan ringsek pada bagian depan dan samping. Beruntung, tidak ada laporan mengenai korban luka serius maupun meninggal dunia dalam peristiwa ini. Para pengemudi hanya mengalami syok dan luka ringan.

Kejadian yang berlangsung pada malam Jumat, saat volume kendaraan cukup tinggi, menyebabkan kemacetan parah di jalur nasional Lamongan–Tuban. Antrean kendaraan terlihat mengular hingga beberapa kilometer. Banyak pengendara dan pengguna jalan terpaksa melambatkan laju kendaraan bahkan berhenti akibat badan jalan yang tertutup puing-puing kendaraan yang bertabrakan.

Personel Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan bersama anggota Polsek Babat segera turun ke lokasi begitu menerima laporan. Mereka melakukan evakuasi dengan mengerahkan derek untuk menarik ketiga kendaraan yang sudah tidak layak jalan. Selain evakuasi, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas secara manual untuk mengurai kepadatan yang sempat terjadi di kawasan tersebut.

Proses evakuasi memakan waktu sekitar dua jam hingga ketiga kendaraan berhasil dipinggirkan dan arus lalu lintas mulai kembali normal. Hingga pukul 23.00 WIB, situasi di lokasi kejadian berangsur-angsur lancar meskipun masih terlihat sisa-sisa kepadatan.

Imbauan Polisi: Waspada di Tikungan dan Jaga Jarak Aman

Menyikapi kejadian ini, Kasihumas Polres Lamongan mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat berkendara, terutama ketika melintas di jalur padat dan tikungan pada malam hari. Faktor minimnya pencahayaan dan medan jalan yang menikung kerap menjadi penyebab utama kecelakaan.

“Pengemudi diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan serta tidak memaksakan berkendara apabila mengantuk atau kurang konsentrasi,” tegas IPDA M. Hamzaid.

Selain itu, pengendara juga diingatkan untuk selalu menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan, mematuhi batas kecepatan, dan mengutamakan keselamatan. Hal ini guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Polres Lamongan juga akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan kecelakaan, terutama di sepanjang jalur nasional Lamongan–Tuban yang dikenal memiliki banyak tikungan tajam dan minim penerangan. Peristiwa ini menjadi catatan penting bagi seluruh pengemudi angkutan barang dan penumpang untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas demi keselamatan bersama.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments