Gol Dandy di Menit Awal dan Akhir Bawa Polres Lamongan Raih Kemenangan 3-1 atas Polres Tuban di Kapolda Jatim Cup 2026
Lamongan – Suasana semarak menyambut Hari Bhayangkara ke-80 semakin terasa di Kabupaten Lamongan. Stadion Surajaya Lamongan berubah menjadi lautan semangat kebersamaan dan sportivitas ketika Tim Kesebelasan Polres Lamongan bertemu dengan Polres Tuban dalam laga bergengsi Kapolda Jatim Cup 2026, Kamis (11/6). Pertandingan yang berlangsung sejak pukul 13.45 WIB ini tidak hanya menjadi ajang unjuk gigi di atas lapangan hijau, tetapi juga simbol soliditas antaranggota Polri di wilayah Jawa Timur.
Laga yang digelar dalam rangkaian turnamen bergengsi tersebut resmi dibuka melalui seremoni kick off oleh Kapolres Lamongan, AKBP Arif Fazlurrahman, S.H., S.I.K., M.Si. Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polres Lamongan itu langsung disambut riuh oleh ratusan penonton yang memadati tribun stadion. Mereka tampak antusias menyaksikan laga penuh gengsi yang mempertemukan dua kesebelasan yang seluruh pemainnya merupakan anggota Polri aktif.
Tim tuan rumah, Polres Lamongan, tampil dengan kekuatan penuh. Di bawah arahan Coach Ragil, pelatih yang juga menangani Persela Lamongan, tim ini menunjukkan permainan terstruktur dan agresif. Salah satu pemain andalan yang menjadi sorotan adalah Briptu Dandy Sulistiawan, pemain yang dikenal luas sebagai bagian dari Timnas Indonesia sekaligus Tim Bhayangkara FC. Namanya menjadi magnet tersendiri bagi penonton yang ingin melihat aksi bintang nasional di stadion kebanggaan warga Lamongan.
Sementara itu, Tim Polres Tuban tidak ingin sekadar menjadi tamu yang mudah dikalahkan. Dipimpin oleh Manajer Kompol Fakih dan pelatih Dhanu Rosadhe – yang merupakan mantan pemain Persela Lamongan – tim asal Kota Wali ini datang dengan misi mencuri kemenangan. Mereka mengandalkan lini tengah yang kreatif yang digerakkan oleh IPDA Rizky Dwi, mantan pemain klub asal Bojonegoro yang dikenal memiliki visi permainan tajam dan kemampuan membaca lapangan. Dukungan suporter Tuban yang tak kalah meriah turut mewarnai jalannya pertandingan.
Sejak peluit pertama wasit dibunyikan, kedua tim langsung bermain terbuka. Jual beli serangan terjadi dalam tempo tinggi. Tim Polres Lamongan yang bermain di hadapan pendukung sendiri langsung tancap gas. Hasilnya, baru memasuki menit ke-2, Briptu Dandy Sulistiawan membuka keunggulan bagi tim tuan rumah melalui sepakan keras yang tak mampu dijangkau kiper Polres Tuban. Gol cepat ini membuat stadion bergemuruh dan semakin membakar semangat para pemain.
Tertinggal satu gol, Polres Tuban berusaha bangkit. IPDA Rizky Dwi menjadi motor serangan, beberapa kali mencoba menusuk dari sisi sayap, namun solidnya lini pertahanan Lamongan yang dijaga dengan disiplin membuat setiap peluang dapat diredam. Penampilan gemilang para penjaga gawang dari kedua kubu juga membuat pertandingan semakin menarik. Beberapa peluang emas yang seharusnya berbuah gol harus gagal berkat refleks cepat kiper masing-masing tim. Suporter yang memadati stadion terus bergemuruh, menambah tensi pertandingan layaknya laga profesional.
Memasuki babak kedua, pertandingan masih berjalan sengit. Tim Polres Tuban meningkatkan intensitas serangan. Namun, justru Polres Lamongan yang berhasil menggandakan keunggulan. Sebuah pelanggaran di kotak terlarang membuat wasit menunjuk titik putih. Aipda Abdul Rokhim, anggota Satlantas Polres Lamongan yang ditunjuk sebagai eksekutor, sukses menjalankan tugasnya dengan tenang. Ia menaklukkan kiper lawan dan mengubah skor menjadi 2-0. Tendangan penalti ini semakin mendekatkan Lamongan pada kemenangan.
Tertinggal dua gol, Polres Tuban tidak menyerah. Semangat pantang menyerah yang mencerminkan jiwa Bhayangkara terus mereka tunjukkan. Hingga akhirnya, melalui sebuah serangan balik cepat, Polres Tuban berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-1. Gol ini sempat membuat suasana sedikit tegang, karena tim tamu mulai bermain dengan percaya diri dan terus menekan. Namun, pengalaman dan ketenangan menjadi kunci bagi Polres Lamongan.
Di menit-menit terakhir pertandingan, ketika Polres Tuban begitu gencar menekan untuk mengejar gol penyeimbang, Briptu Dandy Sulistiawan kembali menjadi pahlawan. Memanfaatkan kelengahan lini belakang lawan yang kelelahan, Dandy lolos dari jebakan offside dan kembali mencetak gol. Gol kedua Dandy di laga ini sekaligus menjadi gol penutup yang membawa Polres Lamongan unggul 3-1. Peluit panjang wasit pun mengakhiri pertandingan dengan kemenangan meyakinkan bagi tuan rumah.
Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, Kapolda Jatim Cup 2026 memiliki makna yang lebih dalam. Turnamen ini menjadi sarana efektif untuk mempererat soliditas, sportivitas, serta kebersamaan antaranggota Polri di jajaran Polda Jawa Timur dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Pertandingan yang berlangsung dengan penuh semangat sportivitas ini juga mencerminkan keseriusan Polri dalam membangun kebersamaan serta menjaga kesehatan dan kebugaran personel melalui olahraga. Kemenangan 3-1 Polres Lamongan atas Polres Tuban akan dikenang tidak hanya sebagai angka, tetapi sebagai simbol persaudaraan sejati di atas lapangan hijau.
