Lamongan, 23/01/2024 – Wakapolres Lamongan KOMPOL AKAY FAHLI, S.Kom., S.I.K., M.Si. bersama Forkopimda Kabupaten Lamongan menghadiri kegiatan Peresmian Pompa Pengendali Banjir Kuro oleh Gubernur Jawa Timur Dr. Dra. Hj. KHOFIFAH INDAR PARAWANSA, M.Si. Pompa air Kuro terletak di Desa Kuro, Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan.
Sebelumnya, pompa air Kuro mengalami perbaikan selama kurang lebih 1 tahun, dan saat ini memiliki debit air yang lebih besar, mencapai 11.000 liter per detik.
Gubernur Jawa Timur Dr. Dra. Hj. KHOFIFAH INDAR PARAWANSA, M.Si. tiba di lokasi kegiatan bersama rombongan dan secara langsung melakukan pengecekan pasar murah dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Selain itu, Gubernur juga memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan menyerahkan zakat produktif sebanyak 100 bungkus kepada warga penerima.
Pentingnya peresmian pompa air Kuro tidak hanya terbatas pada fungsi pengendalian banjir, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap masyarakat sekitar. Orang tua di Desa Kuro menunjukkan semangat luar biasa untuk menyekolahkan anak-anak mereka setinggi mungkin, bermimpi agar putra-putri mereka dapat menjadi pegawai negara, TNI, Polri, atau profesi lainnya.
Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur menyampaikan harapannya bahwa pintu air Kuro yang diresmikan dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat sekitar.
Peresmian pintu air Kuro ditandai dengan penekanan tombol oleh Gubernur Jawa Timur, didampingi oleh Kepala PU SDA Provinsi, Bupati Lamongan, dan Forkopimda Kabupaten Lamongan.
Pintu air Kuro, setelah melalui perbaikan oleh PU SDA Provinsi dan PU SDA Kabupaten Lamongan, kini mampu mencapai pembuangan air sebesar 11.000 liter per detik. Hal ini diharapkan dapat mempercepat pembuangan genangan air saat terjadi banjir.
Meskipun normalisasi di pintu melik belum mencapai 100%, namun sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Masyarakat Kabupaten Lamongan menyampaikan ucapan terima kasih atas pembangunan pintu Kuro dan normalisasi di beberapa wilayah.
Harapannya, dengan adanya infrastruktur ini, genangan air saat banjir di Kabupaten Lamongan tidak akan terlalu lama seperti sebelumnya. Hal ini diharapkan akan meningkatkan kenyamanan masyarakat dan hasil produktivitas pangan di daerah tersebut.
