Lamongan, 03/06/2026 – Kesigapan personel Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan bersama anggota Polsek Turi tidak diragukan lagi dalam penanganan cepat peristiwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan.
Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi pada Rabu (3/6) sekitar pukul 09.50 WIB di Jalan Raya Lamongan–Babat, tepatnya di Desa Sukoanyar, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan.
Kecelakaan melibatkan sebuah mobil penumpang Daihatsu Xenia nomor polisi S 1299 AK yang dikemudikan AT (42), warga Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, dengan dua warga yang sedang membongkar di gerobak sampah, yakni SB (66) dan DAP (26), keduanya warga Desa Sukoanyar, Kecamatan Turi.
Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi, kendaraan Xenia tersebut melaju dari arah timur ke barat.” jelasnya.
“Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan oleng ke kiri diduga akibat pengemudi mengantuk, sebagaimana pengakuan pengemudi.” lanjutnya.
Mobil kemudian menabrak tiang listrik dan selanjutnya menghantam gerobak sampah yang saat itu sedang dibongkar oleh kedua korban.
“Akibat kejadian itu, SB mengalami luka berat pada bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia.” tambahnya.
Sementara DAP mengalami luka pada bagian kepala dan segera mendapatkan penanganan medis.
Selain menimbulkan korban jiwa dan luka-luka, kecelakaan juga mengakibatkan kerusakan pada kendaraan serta gerobak sampah yang terlibat.
Mendapatkan laporan kejadian, petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan bersama anggota Polsek Turi segera mendatangi lokasi untuk memberikan pertolongan kepada korban, membantu proses evakuasi kendaraan, serta melaksanakan olah TKP dan meminta keterangan para saksi sebagai bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut.
Kasihumas Polres Lamongan mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum berkendara.
Pengemudi yang merasa lelah atau mengantuk disarankan untuk beristirahat terlebih dahulu di tempat yang aman guna menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi tubuh lelah atau mengantuk. Keselamatan adalah prioritas utama dalam berlalu lintas,” imbaunya.
